Ayah Angkat Buka Borok Elimelek Sutay Yang Minta Rp 10 Juta

Djemi Amnifu | Senin, 15/02/2021 20:24 WIB

Kebohongan-kebohongan dan aksi tipu daya Elimelek Sutay dibuka ayah angkatnya, Yafet Koeanan secara blak-blakan. Yafet Koeanan

katantt.com--Kebohongan-kebohongan dan aksi tipu daya Elimelek Sutay dibuka ayah angkatnya, Yafet Koeanan secara blak-blakan.

Perbuatan anak angkatnya Elimelek Sutay telah membuat resah warga Olio, Tuapukan, Oebelo dan sekitarnya.

Pasalnya, Eli Sutay meminta pinjaman uang senilai Rp 10 juta kepada belasan orang di Olio, Tuappukan, Oebelo dan sekitarnya untuk mengurus perkara atas tanah warisan Keluarga Konay di tingkat Mahkamah Agung.

"Ada bapa tua satu datang mengadu di beta, bilang Eli (Elimelek Sutay Red) ada menang perkara jadi ada perlu uang Rp 10 juta. Ternyata, Eli kalah padahal ini bapa tua su kasih uang Rp 2,5 juta," kata Yafet Koeanan, ayah angkat Elimelek Sutay kepada wartawan, Sabtu (13/2) lalu.

Yafet Koeanan mengatakan anak angkatnya, Elimelek Sutay berbohong jika mengaku bahwa tujuan pindah marga untuk mempersatukan Keluarga Konay.

"Itu omong kosong. Orang lain, bisa dia (Eli Sutay red) tipu, tapi saya tidak bisa dia tipu. Istri dan anaknya saja dia telantarkan,` ujar Yafet Koeanan.

"Tiba-tiba pindah fam (marga Red) baru bilang mau persatukan Keluarga Konay. Itu dia putar balek," kata Yafet Koeanan dengan nada tinggi.

Menurut Yafet, sebagai ayah angkat tidak pernah diberitahu Eli Sutay saat pindah marga dari Sutay ke Konai tanggal 10 Januari 2010 lalu.

Yafet sangat marah setelah tahu, anak angkatnya Eli Sutay mulai pindah marga dan melakukan tindakan aneh-aneh dengan mengaku sebagai keturunan dari Bety Bako Konay.

"Yang biasa urus Keluarga konay saat ada acara orang kawin, orang mati, urusan tanah atau soal urusan adat itu bapak Kristofel Konai. Tapi bapa tua (Nikolas Konai Red) sudah meninggal dan yang ganti, anaknya Manleo Konai," kata Yafet.

Hanya saja kata Yafet, urusan yang ini hanyalah di kalang Keluarga Konai di Olio dan sekitarnya tidak sampai ke Kupang.

"Jadi kalau Eli, bilang mau persatukan semua Keluarga Konay, itu omong kosong. Nanti dia (Eli Sutay red) tidak punya kapasitas sama sekali untuk memproklamirkan diri sebagai tua adat untuk mempersatukan Keluarga Konay. Nanti kualat," tegas Yafet.

Yang lebih berbahaya kata Yafet, Eli sudah terlalu jauh mencampuri urusan tanah Keluarga Konay di Kupang. Sesungguhnya antara Konai di Olio dan Konay di Kupang tidak ada hubungan sama sekali hanya akal-akalan Eli Sutay.

Menurut Yafet, Eli Sutay selama ini tak pernah ikut terlibat dalam urusan Keluarga Konai di Oilo karena memang bukan bermarga Konai.

"Tiba-tiba sekarang, Eli Sutay mulai urus warisan keluarga Konay di Kupang sana, orang mulai tanda tanya," ucapnya.

Soal pengakuan Eli Sutay, bahwa leluhurnya bernama Bety Bako Konay, Yafet menyatakan bahwa siapa saja bisa mengaku asal leluhurnya dengan sembarangan termasuk Eli Sutay. 

Jadi Yafet menduga bahwa pengakuan Eli Sutay bahwa leluhurnya berasal dari Bety Bako Konay hanyalah rekayasa belaka.

 

 

 

TAGS : Pemalsuan Identitas Diri