Siswa Manggarai Masuk 5 Besar Lomba Pidato Pancasila BNPT

Imanuel Lodja | Selasa, 18/08/2020 18:09 WIB

Lomba ini digelar BNPT sejak beberapa waktu lalu untuk mahasiswa dan siswa SMA/SMK/sederajat dalam rangka peringatan HUT RI ke 75 tahun 2020. Videlis masuk rangking kelima setelah pidatonya dengan judul Pemenang 5, Fidelis Roy Maleng, siswa SMAK St.Stefanus, Ketang, Manggarai, Nusa Tenggara Timur dalam lomba Pidato Pancasila BNPT.

kataNTT--Siswa Seklah Menengah Atas Katolik (SMAK) St.Stefanus, Ketang, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Videlis Roy Maleng, berhasil masuk lima besar lomba pidato Pancasila yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Lomba ini digelar BNPT sejak beberapa waktu lalu untuk mahasiswa dan siswa SMA/SMK/sederajat dalam rangka peringatan HUT RI ke 75 tahun 2020. Videlis masuk rangking kelima setelah pidatonya dengan judul "Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dalam Diri Kaum Milineal" unggul atas ratusan pidato lainnya yang dikirim melakui akun youtube.

Siswa SMA Katolik St Stefanus Ketang Kabupaten Manggarai ini berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah uang jutaan rupiah dari BNPT. Pengumuman hasil lomba dilakukan langsung secara virtual oleh kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, Senin (17/8) malam.

Pembacanaan pengumuman pemenang tersebut dilaksanakan di kantor BNPT, Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.
Kepala BNPT membacakan pengumuman dengan didampingi jajaran pejabat BNPT, di antaranya Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi, Mayor Jenderal Hendri Paruhuman Lubis, dan Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung.

"Saya sebagai anak bangsa dan Kepala BNPT sangat berbahagia, ternyata diseminasi wawasan kebangsaan sebagai vaksin dari virus radikalisme yang kita inisiasi melalui lomba ini mendapat sambutan luar biasa dari generasi muda di Seluruh Indonesia," kata Boy.

Boy menambahkan, sejak pertama kali diumumkan pelaksanaannya pada tanggal 17 Juni 2020 dan ditutup sebulan kemudian, panitia berhasil menjaring 1.024 pendaftar.

Dari jumlah tersebut, 677 di antaranya dinyata lolos seleksi administrasi dan masuk tahap penjurian yang dilaksanakan mulai tanggal 24 Juli hingga finalisasi pada tanggal 14 Agustus lalu. "Yang membanggakan juga, sesuai dengan semangat penanganan pandemi Covid-19, seluruh tahapan pada lomba ini sukses dilaksanakan secara online," tambahnya.

Perwira polisi penyandang 3 bintang tersebut mengucapkan selamat kepada para pemenang. Tak lupa dia berpesan agar semangat menjaga dan mengamalkan Pancasila tidak berhenti hanya sampai di pidato, melainkan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menjadi benteng atas ideologi radikal terorisme.

"Saya juga sampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada dewan juri yang telah bekerja secara maraton, menilai satu persatu video. Tak lupa ucapan terimakasih juga saya sampaikan untuk jajaran pengurus FKPT se-Indonesia yang telah ikut mensukseskan jalannya lomba," terang mantan Kadiv Humas Polri ini.

Keberhasilan gelaran lomba, masih kata Boy, merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat yang mampu mengundang keikutsertaan generasi muda, sebagai ikhtiar menjaga dan melindungi mereka dari pengaruh ideologi radikal terorisme. Hingga akhir masa pendaftaran lomba, peserta asal provinsi NTT sangat banyak. Tercatat ada 57 orang peserta dari berbagai kabupaten di NTT.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) NTT, Johanna Lisapaly, SH MSi, Selasa (18/8/2020) di kantornya mengaku bangga dengan prestasi anak-anak NTT. Sejak awal, mendorong anak-anak NTT untuk mengikuti lomba ini.

"Anak-anak NTT mampu dan perlu kita support untuk ikut lomba. Kita menanamkan nilai pancasila pada generasi muda sejak dini. Tinggi nya antusia anak-anak NTT ikut lomba ini menandakan kalau anak-anak NTT sangat paham pada ajaran Pancasila," tandas mantan kepala Dinas Pendidikan NTT ini.

Ia berharap anak-anak NTT terus berkarya dan memberikan prestasi terbaik. "Apa yang diraih videlis Roy Maleng menjadi semangat baru bagi anak-anak NTT. Selamat dan sukses untuk Videlis maupun anak-anak NTT yang belum meraih juara. Terus berkarya dan menjadi yang terbaik," ujar mantan asisten I bidang Pemerintahan Setda NTT ini. (ilo)

Lima Pemenang Lomba Pidato Pancasila BNPT :

1. Pemenang 1, Nofri Savira Putri, Mahasiswi Universitas
Muhammadiyah Jember, Jawa Timur. Link Youtube : https://youtu.be/EVtWMmqhusk

2. Pemenang 2, Yocky Fauzy, siswa SMAN 1 Cikatomas,
Tasikmalaya, Jawa Barat. Link Youtube : https://youtu.be/9rjt9HGX4Co

3. Pemenang 3, Ni Luh Putu Ayu Yuniantari, siswi SMAN 2
Semarapura, Klungkung, Bali. Link Youtube : https://youtu.be/NEbKqzs_jMo

4. Pemenang 4, Fakhirah Salsabila R. Lumaka, siswi SMA Labschool Untad Palu, Sulawesi Tengah. Link Youtube : https://youtu.be/RL1T8Veylp4

5. Pemenang 5, Fidelis Roy Maleng, siswa SMAK St.Stefanus, Ketang, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Link Youtube : https://youtu.be/F6c4m4xupjk

 

 

 

TAGS : Pendidikan Dasar Idiologi Negara