• Nusa Tenggara Timur

Kawal Prosesi Jalan Salib Pakai Kendaraan Listrik, Wujud Kepedulian Ekologis Polres Mabar

Emanuel Suryadi | Sabtu, 04/04/2026 04:35 WIB
Kawal Prosesi Jalan Salib Pakai Kendaraan Listrik, Wujud Kepedulian Ekologis Polres Mabar Personel Polres Mabar mengoperasikan skuter listrik untuk mengamankan prosesi Jalan Salib di Labuan Bajo.

KATANTT.COM---Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mengerahkan armada kendaraan listrik untuk mengamankan prosesi visualisasi Jalan Salib (Tablo) di Labuan Bajo, Jumat (3/4/2026).

Langkah inovatif ini diambil sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kampanye "Kepedulian Ekologis" yang tengah digelorakan oleh Keuskupan Labuan Bajo.

Pantauan di Lapangan, tampak anggota Polres Mabar megoperasikan satu unit mobil patwal listrik, satu unit sepeda motor listrik, serta dua unit skuter listrik dalam pengawalan prosesi ibadah tersebut.

Seluruh kendaraan tersebut merupakan armada operasional harian milik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polres Manggarai Barat.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan bahwa pemilihan kendaraan listrik dalam prosesi keagamaan ini bukan sekadar formalitas pengamanan, melainkan simbol keterlibatan kepolisian dalam mendukung nilai-nilai lokal yang sementara diperjuangkan gereja.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momen suci ini, selaras dengan semangat menjaga alam. Penggunaan kendaraan listrik ini adalah wujud dukungan kami terhadap tema ekologis yang diangkat oleh Keuskupan Labuan Bajo," ujar AKBP Christian Kadang saat ditemui di sela-sela kegiatan, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa keunggulan utama kendaraan listrik adalah sifatnya yang senyap dan bebas emisi, sehingga sangat ideal untuk mengawal prosesi religius yang membutuhkan ketenangan.

"Selain ramah lingkungan, kendaraan ini tidak mengeluarkan suara bising sehingga tidak mengganggu kekhusyukan umat yang sedang merenungkan jalan penderitaan Yesus Kristus. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan pengamanan yang humanis dan berkelanjutan," lanjutnya.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari pihak Keuskupan Labuan Bajo. Penggunaan transportasi berbasis listrik dinilai memberikan pesan kuat kepada masyarakat setempat maupun wisatawan mengenai urgensi menjaga ekosistem di wilayah destinasi super prioritas tersebut.

Berkat pengawalan yang presisi dan ramah lingkungan, seluruh rangkaian prosesi Tablo terlaksana dengan aman dan tertib. Penerapan standar pengamanan berwawasan lingkungan ini, diharapkan menjadi panduan baru dalam pengamanan kegiatan publik di wilayah Nusa Tenggara Timur.

FOLLOW US