• Nusa Tenggara Timur

DPC Tani Merdeka Belu Kirim 66 Warga Ikut Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

Yansen Bau | Minggu, 01/09/2024 09:25 WIB
DPC Tani Merdeka Belu Kirim 66 Warga  Ikut Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik Warga petani yang dikirim DPC Tani Merdeka Kabupaten Belu mengikuti pelatihan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida organik.

KATANTT.COM---DPC Tani Merdeka Kabupaten Belu mengirim sebanyak 40 orang petani dari 12 Kecamatan untuk mengikuti pelatihan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida organik di PT. Timur PAM Nusantara di Nekus, Kabupaten TTU perbatasan RI-RDTL.

Dari jumlah 66 orang petani itu dikirim secara bertahap. Untuk 26 orang petani telah diberangkatkan pada hari Minggu tanggal 18 Agustus lalu, sedangkan 40 petani rencana diberangkatkan hari ini Minggu tanggal 1 September.

"Sebelumnya sudah dikirim 26 orang dan hari ini kita rencana mengirimkan lagi 40 orang petani untuk ikut pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik," terang Ketua DPC Tani Merdeka Belu, Vicente Hornai Gonsalves, Minggu (1/9/2024).

Menurut dia, pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani dalam memproduksinya secara mandiri dan membantu memenuhi kebutuhan bertani.

"Sehingga petani tidak lagi bergantung kepada pupuk dan pestisida kimia. Pelatihan ini membantu petani meningkatkan hasil pertanian, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia," sebut Vicente Hornai.

Balon Wakil Bupati Belu pasangan dengan Willy Lay itu menjelaskan, PT. Timor Farm Nusantara mempunyai satu metode khusus yaitu metode tani nusantara yang dikembangkan oleh putra-putri terbaik dari NTT.

"Metode ilmiah yang akan kita terapkan di Kabupaten Belu, sehingga petani tidak lagi mengeluh tentang kekurangan pupuk, pestisida dan lain sebagainya," ujar Vicente Hornai.

Diutarakan, melalui kegiatan pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik ini sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar dapat lebih memanfaat limbah organik menjadi pupuk dan pestisida bagi warga petani.

Vicente Hornai mengatakan, program Tani Merdeka sejalan dengan program yang digalakkan Pemerintah mewujudkan ketahanan pangan, kesejahteraan dan masa depan para petani yang pro petani hingga tingkat Desa.

Oleh partai Gerindra dirinya dipercayakan sebagai ketua DPC Tani Merdeka di Kabupaten Belu yang mengurusi pertanian, perikanan dan peternakan. Mayoritas 70% lebih adalah masyarakat petani, peternak dan nelayan.

"Tani Merdeka ingin mewujudkan petani yang merdeka, petani yang mandiri, petani yang sejahtera dan berdaya saing tinggi dalam segala aspek," ungkap dia.

Masih menurut Vicente Hornai, salah satu program kita dalam misi kita visi-misi kita (Paket Sahabat Sejati) adalah di bidang pertanian maka nantinya kami akan bersinergi antara Pemerintah Pusat.

"Jika kami mendapat mandat di Pilkada Belu 27 November mendatang maka kami akan bekerja sama antara tani merdeka dengan pemerintah untuk membantu petani, peternak dan nelayan di Belu untuk mencapai tujuan besar dan mimpi besar bapak Presiden RI tentang ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan kemandirian dan kemerdekaan petani dari pupuk, pestisida yang mahal dan sarana prasarana," pungkas Balon Wakil Bupati Belu paket Sahabat Sejati itu.

 

FOLLOW US