• Nusa Tenggara Timur

Orient Riwu Kore : Saya WNI Bukan WNA

Imanuel Lodja | Sabtu, 06/02/2021 16:54 WIB
  Orient Riwu Kore : Saya WNI Bukan WNA Orient Riwu Kore

katantt.com--Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Orien Patriot Riwu Kore menegaskan kalau dirinya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan bukan Warga Negara Asing (WNA).

"Saya WNI, saya bukan WNA," ujar Orient P Riwu Kore di Mapolda NTT, Jumat (5/2 siang usai bertemu Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif.

Saat dicecar dengan pertanyaan soal kewarganegaraannya, Orient beralasan kalau dokumen dan status WNI nya sudah diurus.

Ia juga menyebutkan kalau keinginannya menjadi bupati di Sabu Raijua sesuai amanat orang tuanya.

"Rencana awal saya untuk calon (Bupati Sabu Raijua) sesuai amanat orang tua," ujar kader PDI Perjuangan ini.

Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore mendatangi Polda Nusa Tenggara Timur, Jumat (5/2) siang.

Ia datang menggunakan mobil dobel kabin berwarna merah dan bertuliskan Ie Rai, Orient tiba di halaman Polda pukul 13.00 Wita.

Pertemuan tertutup di ruang Kapolda NTT, Irjen pol lotharia Latif ini dihadiri Direktur Reskrimum Polda NTT Kombes Pol Eko Widodo Direktur Intelkam, Kombes Pol Joudy A Mailoor, Ketua KPU NTT, Thomas Dohu dan Ketua Bawaslu NTT serta Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto.

Sebelumnya, untuk memastikan apakah ada yang dilanggar atau tidak dalam proses pencalonan di Pilkada lalu, Polda Nusa Tenggara Timur merespon dengan melakukan koordinasi bersama KPU serta Bawaslu Sabu Raijua.

"Kapolda telah perintahkan untuk menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku, dengan berkoordinasi bersama KPU serta Bawaslu dalam mengumpulkan alat bukti, untuk menentukan apakah ada unsur pidana atau tidak," Kata Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto belum lama ini.

Terkait persoalan ini apakah ditangani oleh Polda atau Polres Sabu Raijua, Krisna mengaku masih menunggu hasil koordinasi bersama KPU dan Bawaslu setempat.

"Kita masih menunggu hasil koordinasi dengan KPU dan Bawaslu," jelasnya.

Untuk diketahui, Pilkada Sabu Raijua tahun 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon.

Ketiganya adalah pasangan Takem Raja Pono-Herman Hegi Radja Haba.

Bakal pasangan calon yang lolos verifikasi melalui jalur perseorangan ini, juga mendapat dukungan dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan calon petahana Nikodemus Rihi Heke–Yohanis Uly Kale yang diusung Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan pasangan calon Orient P. Riwu –Thobias Uly yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.

 

FOLLOW US