KATANTT.COM---Misteri penangkapan sebuah truk bermuatan sekitar tiga ton bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia mengecam keras tindakan aparat kepolisian dari Polres Manggarai yang menangkap Pemimpin Redaksi Floresa, Herry Kabut, saat meliput aksi warga Poco Leok yang tengah melakukan aksi protes atas pematokan lahan Proyek Geothermal di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, (2/10/2024).