KATANTT.COM---Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak semestinya dipandang sebagai ancaman yang akan menggantikan jurnalis. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat menjadi asisten kerja yang mempercepat pengolahan informasi, memperkuat kapasitas redaksi, sekaligus membuka peluang baru bagi media untuk mengembangkan produk dan sumber pendapatan.
Sudah saatnya rakyat Indonesia untuk merefleksikan kembali arah pembangunan Indonesia setelah 81 tahun kemerdekaan sebagaimana yang diinginkan para pendiri bangsa. Dengan kondisi negara sekarang maka sudah perlu dilakukan #Reset Indonesia dan dimulai dari Kupang-Nusa Tenggara Timur.
Dalam momentum refleksi 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, DPD GAMKI NTT bersama PIAR NTT dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang akan menggelar bedah buku Reset Indonesia:
KATANTT.COM---Praktik penggalangan dana atau open donasi untuk korban gempa yang dilakukan secara mandiri, terutama dengan menggunakan rekening pribadi, menjadi perhatian Caritas Keuskupan Ruteng. Caritas menilai, pola tersebut berisiko menimbulkan persoalan akuntabilitas karena dana yang dihimpun dari masyarakat merupakan dana publik yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Anggota Jatanras Polresta Kupang mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Kupang. Dalam pengungkapan kasus Curanmor ini, aparat kepolisian mengamankan lima pelaku sekaligus pada Jumat (21/8/2026).
KATANTT.COM---Caritas Keuskupan Ruteng memperkuat respons kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur. Hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, sebanyak 11.907 jiwa tercatat telah menerima berbagai bentuk intervensi kemanusiaan melalui jaringan Caritas, mulai dari bantuan pangan, air bersih, perlengkapan darurat, pelayanan medis hingga pendampingan psikososial.
KATANTT.COM---Bupati Manggarai Herybertus Gerardus Laju Nabit mengungkapkan wilayah utara Kabupaten Manggarai menjadi kawasan dengan jumlah korban gempa bumi magnitudo (M) 7,7 paling banyak. Empat kecamatan yang paling terdampak yakni Reok, Reok Barat, Cibal, dan Cibal Barat.