
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai
KATANTT.COM---Para wakil rakyat di Kabupaten Manggarai bersiap kembali ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
Mulai Senin, 23 Februari hingga Sabtu, 28 Februari 2026, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai akan melaksanakan agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2026.
Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas, melainkan misi penting untuk menjaring suara masyarakat yang akan menjadi dasar pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun 2025 serta penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2027.
Wakil Ketua DPRD Manggarai, Agnes Menot, menegaskan bahwa reses adalah momentum strategis bagi dewan untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berada pada jalurnya, yakni pro-rakyat.
"Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan riil warga. Aspirasi ini nantinya akan menjadi bahan utama dalam pembahasan LKPj 2025 dan perencanaan anggaran 2027. Kami harus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menyentuh kepentingan rakyat," ujar Agnes saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/2).
Selama enam hari ke depan, para legislator akan berdialog dengan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga kelompok perempuan.
Fokus utamanya mencakup sektor vital seperti: Infrastruktur jalan dan jembatan. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.Pemberdayaan ekonomi pertanian. Optimalisasi pelayanan publik.
Tak Hanya Infrastruktur, Rabies Jadi Perhatian Khusus
Menariknya, reses kali ini tidak hanya bicara soal fisik bangunan. DPRD Manggarai turut membawa misi kesehatan masyarakat, khususnya terkait edukasi pencegahan rabies.
Agnes menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan untuk mengevaluasi penyebaran Hewan Penular Rabies (HPR) di desa-desa.
"Pencegahan rabies tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran masyarakat untuk memelihara hewan secara bertanggung jawab dan segera melapor jika ada kasus gigitan. Kesehatan lingkungan adalah bagian dari kualitas hidup yang kami perjuangkan," tambahnya.
Peta Sebaran Reses
Untuk memastikan aspirasi terserap merata, kegiatan ini dibagi ke dalam empat wilayah daerah pemilihan:
Dapil I (Langke Rembong & Wae Ri’i): Diisi oleh 10 legislator, termasuk Agnes Menot dan Paulus Peos.
Dapil II (Satar Mese Raya): Melibatkan 8 anggota dewan seperti Garung Ambrosius dan Klementinus Malis.
Dapil III (Ruteng, Lelak, Rahong Utara): Diperkuat oleh 9 legislator, di antaranya Kanisius Jemali dan Vinsensius Supriadi.
Dapil IV (Cibal & Reo Raya): Dihadiri oleh 8 anggota dewan, termasuk Thomas Tahir dan Remigius Nalas.
Seluruh curhatan, keluhan, dan usulan warga selama reses tidak akan menguap begitu saja. Hasil penjaringan ini akan dirangkum dalam laporan resmi fraksi dan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat fungsi representasi dan pengawasan. Pembangunan di Manggarai harus partisipan, transparan, dan berujung pada kesejahteraan masyarakat," pungkas Agnes.
TAGS : DPRD Manggarai Reses Aspirasi LKPj Diskominfo Manggarai Bupati Hery Nabit
Kamis, 02/04/2026