Wujudkan Akses Air Bersih, Andreas Hugo Parera Salurkan Bantuan Sumur Bor di Kampung Mberheleng

Emanuel Suryadi | Rabu, 18/02/2026 17:55 WIB

KATANTT.COM---Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Andreas Hugo Parera (AHP), kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memenuhi hak dasar masyarakat. Melalui aspirasinya, sebuah sumur bor kini resmi beroperasi untuk melayani kebutuhan air bersih warga Kampung Mberheleng, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.
  Warga Kampung Mberheleng memanfaatkan bantuan sumur bor dari Anggota DPR RI Andreas Hugo Parera (AHP) untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

KATANTT.COM---Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Andreas Hugo Parera (AHP), kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memenuhi hak dasar masyarakat. Melalui aspirasinya, sebuah sumur bor kini resmi beroperasi untuk melayani kebutuhan air bersih warga Kampung Mberheleng, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Staf Administrasi AHP, Edu Pampur, pada Selasa (17/2/2026). Kehadiran infrastruktur air bersih ini menjadi jawaban atas kesulitan warga yang selama ini harus berjuang melawan krisis air bersih.

Edu Pampur menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk keberpihakan AHP terhadap isu sanitasi dan kesehatan masyarakat di daerah pemilihannya. Menurutnya, akses air bersih adalah urusan wajib yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup keluarga.

"Kebutuhan akan air bersih adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar, terutama untuk keperluan domestik. Air itu kebutuhan pokok dan jantung dari sanitasi masyarakat," ungkap Edu dalam sambutannya.

Baca juga :

Sumur bor dengan kedalaman 60 meter ini dipilih berdasarkan kajian teknis agar mampu menjamin stabilitas pasokan air, terutama saat memasuki musim kemarau ekstrem yang sering melanda wilayah tersebut.

Sebelum adanya bantuan ini, warga Mberheleng harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air. Mayoritas penduduk bergantung pada aliran sungai yang jaraknya cukup jauh, atau sekadar menampung air hujan saat musim basah. Meski beberapa warga memiliki sumur mandiri, debit airnya sangat kecil dan sering mengering saat kemarau.

Marselinus Bone, salah seorang warga setempat, menceritakan beratnya perjuangan warga sebelum bantuan ini hadir.

"Kalau musim kering, kami setenga mati cari air, timba di kali. Jarak dari rumahnya ke kali, sepanjang hingga 500 meter," ungkap Marselinus.

Kini, setelah satu bulan sumur bor tersebut beroperasi, Marselinus merasa beban hidupnya jauh lebih ringan. Selain menghemat tenaga dan waktu, kualitas air yang dihasilkan juga layak untuk kebutuhan konsumsi.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kini kami tidak perlu lagi khawatir saat kemarau panjang datang," tambah Marselinus dengan nada haru.

Senada dengan itu, Mama Emi (Emerensiana Nursian) juga mengaku lega karena urusan rumah tangganya kini tak lagi terkendala masalah air.

"Rasa senang sekali, airnya cukup sekali. Tdk adalagi pekerjaan rumah terhambat gara-gara air," tutur Emi.

Emi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Andreas Hugo Parera. Ia menilai langkah legislator senior PDI Perjuangan tersebut adalah solusi konkret yang langsung menyentuh akar permasalahan di Dusun Mberheleng.

"Bantuan ini memang sangat dibutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andreas Hugo Parera yang telah menjawab keluhan kami secara nyata," pungkasnya.

TAGS : Mabar Labuan Bajo Sumur Bor DPR RI AHP PDI Perjuangan