Gunung Ili Lewotolok diLembata Kembali Erupsi

Imanuel Lodja | Rabu, 21/01/2026 04:49 WIB

Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata kembali meningkat. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Sabtu (17/1/2026) malam, disertai lontaran material pijar dan aliran lava dari kawah. Erupsi terjadi sekitar pukul 19.45 wita. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Sabtu (17/1/2026) malam

KATANTT.COM--Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata kembali meningkat. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Sabtu (17/1/2026) malam, disertai lontaran material pijar dan aliran lava dari kawah. Erupsi terjadi sekitar pukul 19.45 wita.

Berdasarkan hasil pengamatan, kolom abu teramati setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak atau sekitar 1.723 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ili Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, mengatakan erupsi tersebut terekam jelas pada alat seismograf. “Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33,5 milimeter dan durasi sekitar satu menit,” ujar Yeremias pada Jumat malam.

Letusan juga disertai lontaran material pijar yang mengarah ke sektor tenggara sejauh kurang lebih 200 meter dari pusat aktivitas. Selain itu, teramati aliran lava ke sektor barat dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir kawah.

Baca juga :

Hingga saat ini, Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Status Level II (Waspada). PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung api.

Pembatasan juga diberlakukan pada sektor selatan–tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer. “Masyarakat diimbau mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas, terutama pada sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut,” kata Yeremias.

Meski demikian, warga diminta tetap tenang apabila mendengar suara gemuruh atau dentuman dari arah kawah. Menurut Yeremias, suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi. PVMBG bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara intensif.

Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun melalui aplikasi dan laman Magma Indonesia serta media sosial Badan Geologi.

TAGS : Lembata Gunung Lewotolok Erupsi