Perkuat Ekonomi Lokal, Kabupaten Manggarai Terima Rp5,7 Miliar dari Program TEKAD

Wilibrodus Jatam | Rabu, 10/12/2025 20:57 WIB

KATANTT.COM---Kabupaten Manggarai kembali mendapatkan dukungan pendanaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD). Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Dinas PMD Manggarai, Heribertus Wahang Ganar.

KATANTT.COM---Kabupaten Manggarai kembali mendapatkan dukungan pendanaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

Program ini mengalokasikan dana senilai Rp100 juta untuk setiap desa, dengan total 77 desa penerima yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Satar Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara, Cibal, Wae Ri’i, Rahong Utara, dan Ruteng.

57 Desa Masuk Tahap II

Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Dinas PMD Manggarai, Heribertus Wahang Ganar, menyampaikan bahwa penyaluran saat ini sedang berjalan untuk Tahap II yang mencakup 57 desa, setelah sebelumnya 20 desa telah mendapatkan pencairan di Tahap I.

Baca juga :

“Total dana yang disalurkan pada Tahap II mencapai Rp5,7 miliar, dengan masing-masing desa menerima Rp100 juta. Kami bekerja agar semua proses berjalan sesuai waktu,” ujar Heribertus.

Ia merinci, dari 57 desa tersebut, 46 desa akan menerima pencairan di tahun 2025, sedangkan 11 desa lainnya akan direalisasikan pada Anggaran 2026. Saat ini, Dinas PMD tengah menyelesaikan kelengkapan administrasi untuk mempercepat penyaluran dana.

Difokuskan untuk Pertanian dan Peternakan

Dana stimulan Program TEKAD digunakan untuk pengembangan ekonomi produktif sesuai potensi lokal di setiap desa.

Jenis kegiatan mencakup:

  • pertanian (padi dan hortikultura)
  • peternakan
  • perikanan
  • serta pengelolaan pasca-panen

Heribertus menilai respon masyarakat sejauh ini sangat baik sejak program kembali berjalan pada September 2024.

“Program TEKAD memicu kreativitas masyarakat desa dalam mengelola potensi ekonomi yang mereka miliki,” jelasnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Selain budidaya, dana juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah melalui kegiatan pasca-panen, sehingga produk desa semakin berdaya saing dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan bisa membangun unit usaha produktif, memperkuat pendapatan rumah tangga, serta mendorong tumbuhnya ekonomi desa secara mandiri.

Program TEKAD dipandang menjadi momentum penting bagi Kabupaten Manggarai untuk memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

TAGS : Manggarai Kemendes PDT Tekad DPMD Desa