
PDIP Belu gelar dengar pendapat bersama awak media di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Sabtu (22/11/2025).
KATANTT.COM---Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten menggelar dengar pendapat bersama awak media di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Kegiatan yang dihadiri Ketua PDIP, Sekretaris, Bendahara beserta seluruh jajaran pengurus partai julukan wong cilik itu berlangsung di Coffe BossE wilayah pasar baru Atambua, Sabtu (22/11/2025).
Diketahui, gelaran dengar pendapat bersama para wartawan ini merupakan perdana dilakukak Partai Politik yang berada di Belu yakni oleh PDIP sebab belum pernah terjadi sebelumnya dilakukan Parpol lain.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pekerja jurnalis selain berikan apresiasi juga menyampaikan catatan serta masukan diantaranya ;
1. PDIP dikenal sebagai partai Alsintan oleh karena itu diharapkan beberapa kekeliruan yang terjadi sebelumnya jangan terjadi lagi.
2. PDIP adalah partai yang seksi dan pemenang Pemilu diharapkan selalu menjadi partai wong cilik sebagaimana slogan dan marwah partai tersebut.
3. PDIP tidak harus menjadi oposisi namun bisa menjadi check dan balances bagi kebijakan Pemerintah Daerah yang tidak pro rakyat.
4. Soal pelayanan air bersih berupa sumur bor yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi yang tidak berfungsi sehingga masyarakat kesulitan.
5. Soal pajak kendaraan beroda dua dan empat yang beroperasi di Kabupaten Belu namun berplat dari luar NTT.
Konsekuensinya adalah kendaraan tersebut menggunakan BBM di SPBU dan memakai fasilitas jalan namun membayar pajak ke daerah asal kendaraan tersebut.
Ketua DPC PDIP Belu, Theodorus Djuang menyampaikan, kehadiran rekan-rekan jurnalis di kegiatan ini untuk mendukung kami agar partai ini jalan tidak saja pada suksesi politik tapi akan hadir di tengah-tengah masyarakat sepanjang parpol ini ada.
"Kami minta masukan dan dukungan dalam dialog bersama rekan media, sehingga kebijakan pemerintah bisa berpihak pada warga kurang mampu," ujar dia.
Menurut Febby Djuang sapaan akrab Ketua DPRD Belu itu bahwa, fungsi partai PDIP sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi. Kemudian sebagai sarana artikulasi dan pendidikan politik.
Terkait kepengurusannya baru saja dilantik dan membutuhkan berbagai dukungan masyarakat.oleh karena itu, dalam rapat bersama jajaran DPC diputuskan bahwa untuk mengawali perjalanan PDIP Belu yang dinahkodainya maka pekerja medialah yang paling utama sebagai mitra dialog guna memberikan masukan.
Terkait Alsintan, Feby Djuang menegaskan bahwa pihaknya akan mendata ulang kelompok - kelompok penerima yang bersumber dari dana aspirasi DPR RI maupun Parpol.
Soal kendaraan berplat dari luar dan beroperasi di Belu, dia menandaskan bahwa pihaknya akan mendorong dinas teknis mendata showroom yang ada di Belu serta pembuatan regulasi yang bisa memberikan manfaat bagi Pendapat Asli Daerah.
Ditempat yang sama, Wakil ketua DPC PDIP Belu bidang reformasi birokrasi, Marsel Mau Meta menyampaikan
apresiasi kepada awak media untuk hadir dalam undangan kegiatan bersama partai.
Menurut dia, partai ini akan serap aspirasi mereka yang kurang untung dengan baik. Selain itu juga akan selalu memberikan kritik dan saran kepada Pemerintah setiap apabila ada APBD yang tidak bermanfaat bagi kaum tidak beruntung atau rakyat kecil.
"Harapan rekan media jadi catatan yang akan disampaikan fraksi yang akan dituangkan di dalam pemandangan umum fraksi nanti," pungkas Mau Meta.
TAGS : PDIP Dengar Pendapat Media Perbatasan Belu
Kamis, 02/04/2026