Ratusan SPPI Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Manggarai Raya

Wilibrodus Jatam | Kamis, 24/07/2025 20:23 WIB

KATANTT.COM---Sebanyak 149 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Angkatan 3 dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur resmi melaporkan diri ke Kodim 1612/Manggarai pada Kamis (24/7/2025). 149 SPPI Angkatan 3 dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur saat lapor diri di Kodim 1612/Manggarai, Kamis (24/7/2025).
KATANTT.COM---Sebanyak 149 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Angkatan 3 dari Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur resmi melaporkan diri ke Kodim 1612/Manggarai pada Kamis (24/7/2025).
 
Pelaporan ini menandai berakhirnya masa pendidikan intensif selama tiga bulan di pusat-pusat pelatihan militer di Bali dan Surabaya, sekaligus menjadi langkah awal sebelum mereka diterjunkan langsung untuk mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
 
Para peserta SPPI Batch 3 ini berasal dari tiga kabupaten di Manggarai Raya: 69 orang dari Kabupaten Manggarai (termasuk 10 perempuan), 39 orang dari Manggarai Barat (7 di antaranya perempuan), dan 41 orang dari Manggarai Timur. Meskipun dua peserta dari Manggarai Timur berhalangan hadir saat pelaporan, semangat mereka untuk berkontribusi pada pembangunan daerah tetap tinggi.
 
Dandim 1612/Manggarai Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Besar
 
Dalam arahannya, Komandan Kodim (Dandim) 1612/Manggarai, Letkol Inf. Budiman Manurung, menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kesiapan mental bagi seluruh peserta SPPI dalam mengemban tugas besar ini.
 
“Apa yang kalian terima selama masa pendidikan harus dipegang teguh. Tanggung jawab kalian nanti besar. Mantapkan hati, visi, dan tujuan kalian bergabung dalam program ini,” tegas Dandim Budiman.
 
Ia juga mengingatkan bahwa penempatan peserta akan mengikuti Surat Keputusan (SK) yang telah ditetapkan. Bagi yang belum mendapatkan penempatan dapur MBG, Dandim mendorong mereka untuk proaktif berkoordinasi dengan koordinator wilayah (korwil) masing-masing.
 
“Jangan hanya menunggu. Komunikasi itu penting. Setiap individu punya tanggung jawab besar. Satu dapur melayani tiga ribu anak. Kalian harus pandai mengatur semuanya: dari menu, waktu masak, pembagian makanan, sampai soal higienitas,” jelasnya, menyoroti skala dan kompleksitas tugas yang akan mereka hadapi.
 
Letkol Inf. Budiman Manurung juga berharap para peserta SPPI tetap solid, saling mendukung, dan memaknai tugas ini sebagai bagian dari pengabdian demi kemajuan bangsa. “Apa yang kalian lakukan bukan sekadar pekerjaan, ini soal masa depan bangsa. Dapur sehat adalah alat untuk mencerdaskan anak-anak kita,” ujarnya penuh semangat.
 
Tak hanya itu, Ia juga mengingatkan para peserta untuk senantiasa rendah hati dan tidak gentar menghadapi dinamika di lapangan, termasuk interaksi dengan kepala sekolah, media, dan masyarakat. “Jangan gentar. Hadapi semua persoalan dengan hati yang tulus. Jika ada masalah, koordinasi dengan korwil. Jangan jalan sendiri,” pesannya.
 
Rencananya, total 95 dapur sehat akan dibangun di wilayah Manggarai Raya dalam waktu dekat. Para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan program nasional ini agar berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi generasi muda Manggarai Raya.
 
Kegiatan pelaporan ini menjadi awal yang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara TNI dan SPPI, dalam rangka meningkatkan pembangunan sosial berbasis masyarakat di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
 
TAGS : Ratusan SPPI Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Manggarai Raya