
Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Pancasila, Kamis (1/6/2023).
KATANTT.COM--Para pejabat di lingkungan pemerintahan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh politik harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
"Saya mengajak seluruh elemen terutama para pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, para pendidik, para pemimpin partai politik dan tokoh-tokoh ormas, insan media dan para pemimpin-pemimpin lainnya, untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila," kata Penjabat Wali Kota Kupang,
George Melkianus Hadjoh, SH, saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Pancasila, Kamis (1/6/2023).
"Kita harus menginspirasi masyarakat agar bahu membahu memperkukuh nilai-nilai Pancasila sesuai tema peringatan Hari Pancasila tahun ini, bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global," sambung George Hadjoh.
Turut hadir, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, SSos, yang membaca teks Pancasila, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat Kota Kupang, Sekda Kota Kupang bersama para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan perangkat daerah lingkungan Pemerintah Kota Kupang, para camat, para lurah serta perwakilan staf dari semua perangkat daerah.
George Hadjoh menambahkan bahwa Pancasila menjadi prinsip dalam penyelenggaraan pemerintahan Indonesia di segala zaman dan tetap relevan di tengah dinamika.
"Prinsip-prinsipnya perlu kita jaga dalam seluruh aktivitas negara karena mengandung 5 nilai universal dasar, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, kebhinekaan, demokrasi, dan keadilan sosial," katanya.
Menurut George Hadjoh, Pancasila sebagai prinsip negara terbukti telah menjaga Indonesia tetap berdaulat dan semakin diakui di panggung internasional dan menginspirasi pencapaian prestasi Kota Kupang seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah selama 4 tahun berturut-turut serta masuk dalam 10 besar indeks kota paling toleran se-Indonesia.
Ia menyebut bahwa keberhasilan yang ada janganlah menjadi alasan untuk cepat berpuas diri, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan bersama. Pasalnya, masih perlu kerja yang lebih keras untuk menurunkan prevalensi stunting dan menjaga kestabilan inflasi serta menuntaskan berbagai prioritas pembangunan, termasuk menjaga agar Pancasila tetap kokoh sebagai tameng dari segala ancaman terhadap persatuan bangsa.
TAGS : Penjabat Wali Kota Kupang Hari Pancasila