
Ilustrasi virus corona, (Shutterstock)
katantt.com--Sejumlah warga di Kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang bakal melakukan tes swab, Rabu (21/7/2021).
Tes swab dilakukan pasca kejadian perampasan jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial, GM.
Sabtu (17/7/2021) pagi, terjadi insiden perampasan jenazah GM dari RSU Siloam Kupang dan dibawa paksa keluarga ke rumah duka di Kelurahan Airmata.
Saat itu, keluarga tidak terima kalau GM dikategorikan meninggal karena Covid-19.
Namun pada akhirnya keluarga GM menerima GM dikuburkan secara protokol penanganan pasien Covid-19.
Menyikapi hal tersebut, digelar rapat koordinasi tingkat kelurahan menyikapi kejadian perampasan jenazah terkonfirmasi positif Covid-19.
Rapat digelar di kantor kelurahan Airmata dipimpin Lurah Airmata, Saiful Djamil Umar, S.Sos dihadiri anggota Polsek Kelapa Lima dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Airmata, Bripka Yermias Hina serta Ketua RT 07 Kelurahan Airmata, Farid Belajam.
Lurah Airmata pun meminta ketua RT 07 melakukan pendekatan dengan keluarga GM (pasien positif Covid-19).
Keluarga diminta untuk bersedia melakukan test swab di Pustu Airmata pada Rabu (21/72021) pagi di RT 007/ RW 003 Kelurahan Airmata.
Dari hasil kesepakatan ketua RT 007 dengan pihak keluarga GM, pihak keluarga sangat bersedia untuk melakukan test swab.
Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Kelapa Lima ke Puskesmas Kota untuk berkoordinasi agar dapat membantu melakukan test swab terhadap keluarga almarhum positif Covid-19.
Mereka menemui dokter Trio untuk berkoordinasi dan pihak Puskesmas Kota bersedia membantu melakukan test swab sesuai kesepakatan waktu yang ditentukan.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK melalui Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar mengakui bahwa langkah ini dilakukan menyikapi kejadian perampasan jenazah terkonfirmasi positif covid-19, GM pada Sabtu (17/7/2021) di rumah duka jalan Trikora, RT 007/RW 003, Kelurahan Airmata.
"Jenasah GM sebelumnya diambil paksa oleh keluarga di Rumah Sakit Siloam Kupang dan dimakamkan di pekuburan Islam Batukadera, Kupang," ujarnya.
Tes swab bagi keluarga dilakukan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Juga mencegah timbulnya klaster baru positif covid-19 sehingga dapat mencegah penyebaran virus corona di wilayah hukum Polsek Kelapa Lima khususnya di Kelurahan Airmata," tambahnya.
Polsek Kelapa Lima dan pihak kelurahan Airmata mendata dan tracing kontak erat terhadap jenazah untuk kemudian dijadwalkan testing pada Rabu (21/7/2021).
TAGS : Kota Kupang Keluarga Perampas Jenasah Tes Swab