GP Ansor NTT Desak Polisi Ungkap Motif Aksi Bom

Imanuel Lodja | Senin, 29/03/2021 09:15 WIB

Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021 pukul 10.30 Wita. Ketua GP Ansor NTT, Ajhar Jowe

katantt.com--Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, Minggu, 28 Maret 2021 pukul 10.30 Wita.

Ketua GP Ansor NTT, Ajhar Jowe menyebutkan kalau ledakan bom di pintu gereja Katedral Makassar mencederai suasana batin umat Kristiani.

Ia menyayangkan perbuatan tidak manusiawi dengan meledakkan bom di depan Pagar Gareje Katedral Makasar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Hal tersebut, tandasnya sangat menggangu psikologi serta rasa takut umat Kristiani Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dalam suasana minggu Palma menuju Paskah.

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Timur, mengutuk keras kepada kelompok atau orang tertentu sengaja mencederai suasana umat kristiani dalam suasana menuju hari raya Paskah.

Ia meminta pemerintah dan TNI Polri, serta seluruh komponen negara wajib mengambil langkah tepat dan memberikan garansi agar suasana batin umat kristiani dalam pelaksanaan paskal dengan rasan nyaman beribadah kepada Tuhan menuju hari Paskah.

Menurut Ajhar, tindakan di rumah ibadah agama lain, yang jelas-jelas sangat bertentangan nilai ke Islaman dan nilai pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Serta menggangu suasana keharmonisan bangsa, kenyamanan antar umat beragama dan sengaja berupaya ingin mencederai bangsa dengan cara-cara tidak manusiawi, dengan bentuk apa pun.

Karena itu, apapun alasan yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja meledakkan bom di depan rumah ibadah tersebut sangat pengaruh kepada kenyamanan umat beragama khususnya umat Kristiani di Indonesia.

"Jangan sampai umat kristiani mau beribadah merasa takut dengan ancaman berat aksi bom bunuh diri atau bentuk apapun," ujarnya.

Selain itu, kata Ajhar, bom bunuh diri adalah satu tindakan penzaliman terhadap diri sendiri atau kepada orang lain.

“Kami mengetuk keras aksi-aksi terror dilakukan oleh oknum atau kelompok tertentu, karena bom bunuh diri merupakan tindakan biadab,” tegas Ajhar.

Kejadian tersebut menjadi keprihatinan GP Ansor di seluruh wilayah.

"Kami menginstruksi ke seluruh Kader GP Ansor dan Banser di Daerah Masing-masing agar bersama Pemerintah, TNI dan Polri kerjasama membantu demi memberikan kenyamanan umat agama lain dalam pelaksanaan ibadah," tandasnya.

 

 

TAGS : Ungkap Motif. Bom Makassar