Doa Khusus Kapolda NTT untuk Bhayangkari yang Meninggal karena Covid-19

Imanuel Lodja | Senin, 01/03/2021 13:30 WIB

Gajah mati meninggal gading, harimau mati meninggal belang, manusia mati meninggal amal. Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif,SH MHum saat memberikan penguatan kepada Iptu Thomas Ola Pay atas meninggalnya istrinya karena Covid-19.

katantt.com--Gajah mati meninggal gading, harimau mati meninggal belang, manusia mati meninggal amal.

Pepatah ini seakan cocok dialamatkan kepada almarhumah Romana Nahak, satu satu perawat senior di RSUD SK Lerik Kupang.

Tak ayal, kepergian Romana Nahak ini menjadi perhatian khusus Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif,SH,MHum.

Seperti yang terjadi, Senin (1/3), saat Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum menghampiri Iptu Tohmas Ola Pay, di lapangan hitam Mapolda NTT yang sempat membuatnya tertegun sejenak.

Bagaimana tidak, kehadiran Iptu Thomas Ola Pay, Kaurmintu Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda NTT ini mewakili, Romana Nahak yang meninggal akhir Januari 2021 lalu karena terpapar Covid 19.

Romana Nahak (56), salah satu perawat senior di rumah sakit umum SK Lerik kota Kupang yang terpapar Covid 19 karena merawat puluhan pasien Covid-19.

Secara khusus, Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif,SH,MHum memberikan penghargaan kepada Romana Nahak yang juga anggota Bhayangkari Polda NTT.

"Terima kasih atas dedikasi bhayangkari kita yang berjuang untuk kesembuhan pasien covid namu meninggal karena terpapar Covid-19," ujar Loyharia Latif.

Ia pun mengajak para pejabat utama Polda NTT, perwira, anggota dan PNS Polda NTT menundukkan kepala dan mendoakan almarhumah Romana Nahak.

"Mari kita hening sejenak dan memanjatkan doa khusus untuk bhayangkari kita yang meninggal karena covid karena mengurus pasien Covid 19," tambahnya.

Ia mengakui pemberian penghargaan Kapolda NTT kepada anggota dan PNS serta bhayangkari serta tenaga kesehatan atas dedikasi dalam penanganan covid merupakan apresiasi dalam rangka mewujudkan 100 hari program Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Iptu Thomas Ola Pay sendiri mengaku penghargaan terhadap istri nya merupakan penghargaan atas dedikasi istrinya.

"Saya hanya bisa bilang terima kasih atas perhatian bapak Kapolda NTT," ujar Iptu Thomas Ola Pay.

Kamis (28/1), sekira pukul 09.00, Romana Nahak, seorang tenaga kesehatan (Nakes) RSUD SK Lerik Kota Kupang dinyatakan meninggal dunia.

Ia sudah dua minggu menjadi pasien covid-19 di rumah sakit milik Pemkot Kupang tersebut.

Direktris RS SK Lerik, dr. Marsiana Halek mengatakan nakes tersebut adalah nakes senior di rumah sakit tersebut.

Ia terkonfirmasi positif covid-19 dua minggu yang lalu.

“Iya benar, Mama Romana ini nakes senior di sini dan dia terpapar (Covid-19), dan sudah dua minggu dirawat karena jantung,” katanya.

Marsiana mengatakan seluruh manajemen RS SK Lerik sangat berduka atas peristiwa ini.

“Ini pertama kali nakes di sini meninggal karena Covid-19,” ujarnya.

Semua paramedis dan staf di RSU SK Lerik menyaksikan detik-detik evakuasi jenazah ke atas mobil jenazah.

Di waktu bersamaan, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi bersama beberapa pimpinan OPD mengunjungi rumah sakit tersebut dan memberikan penguatan kepada para nakes.

Wagub NTT Josef Nae Soi menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam atas kepergian almarhumah.

“Atas nama pemerintah Provinsi NTT dan masyarakat NTT menyatakan berdukacita atas peristiwa ini,” kata Josef Nae Soi.

 

TAGS : Doa Buat Nakes yang Meninggal Terpapar Covid-19