Ketua Majelis Jemaat Nazareth Riumata, Pendeta Nontje Liberti Kaho foto bersama Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang usai kebaktian pada, Minggu (19/4/2027).
KATANTT.COM--Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang resmi diperhadapkan pada kebaktian, Minggu (19/4/2027) dipimpin Ketua Majelis Jemaat Nazareth Riumata, Pendeta Nontje Liberti Kaho, MTh.
Kepada Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata (Genari) dan Jemaat Nazareth, Pdt Nontje Liberti Kaho menekankan pengharapan hidup yang teguh melalui kebangkitan Yesus Kristus, meskipun umat menghadapi berbagai cobaan.
Nats yang terambil dari Kitab I Petrus 1 : 3-12 ini, Pendeta Nontje Liberti Kaho menyatakan bahwa kasih karunia Allah memberikan warisan kekal, iman yang dimurnikan, dan sukacita sejati, menguatkan orang percaya untuk tetap setia meski tidak melihat Kristus secara fisik.
Dalam kotbah yang mengambil tema "Kebangkitan yang Membaharui Pengharapan", Pendeta Nontje Liberti Kaho berpesan kepada Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata dan Jemaat Nazaret untuk bekerja secara sungguh-sungguh sebagaimana bekerja kepada Tuhan.
"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya," pesan Pendeta Nontje Liberti Kaho.
Karena itu, Pdt Nontje Liberti Kaho mengajak Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata agar bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pelayanan ini. Sebab Allah Bapa di Sorga telah memanggil dan menghimpun dari bangsa manusia satu gereja yang Kudus dan Am.
"Sebagaimana yang tertulis bagi kita semua Kamulah Bangsa yang terpilih, Imamat dan Rajani bangsa yang Kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari dia yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib," katanya.
Ia mengingatkan Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata agar dalam melaksanakan tugas janganlah berbuat seolah-olah menguasai dan memerintah atas semua yang telah dipercayakan. Namun hendaklah mengatur segala sesuatumya dengan cinta kasih dan menjadi teladan bagi semua.
"Tetaplah berpegang teguh pada perkataan Yesus, tetapi kepada siapa pun engkau Ku utus, harus engkau pergi dan apapun yang Ku perintahkan kepada mu, haruslah engkau sampaikan," sambungnya.
Sebelum perhadapan dilaksanakan, didahului pembacaan SK Ketua Majelis Jemaat Nazareth Riumata tentang Panitia Pelaksana Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata. Acara ini dirangkai pula dengan perhadapan Panitia Sidang Klasis Amarasi Barat yang juga akan dilaksanakan di Gedung Gereja Nazareth Riumata pada tahun 2027 mendatang.
Ketua Panitia Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata, Abrion Muni Rasi mengaku pembangunan Gedung gereja Nazareth Riumata sudah berlangsung sejak tahun 2008 silam. Dan Jemaat Nazareth berpartisipasi aktif dalam membangun sebuah gedung tanggungjawab yang representatif.
"Saya selalu ditanya jemaat, gedung gereja sudah selesai dibangun tapi kapan ditahbiskan? Dan hariini, kita diberikan tanggungjawab besar untuk melaksanakannya," ujar Abrion.
Ia mengajak semua panitia untuk bergandengan bersama Jemaat Nazareth agar bisa melaksanakan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya.
Pentahbisan Gedung Gereja Nazareth Riumata akan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2027 mendatang bertepatan dengan HUT ke-151 Gereja Nazareth Riumata. Adapun panitianya terdiri dari Ketua Abrion Muni Rasi, Wakil Ketua, Agustinus Tinenti, Sekretaris I, Yefta Parikas, Sekretaris II, Yoskar Passu, Bendahara I, Filmon Passu dan Bendahara II, Gerson Akunut-Natu Nepa.
Sedangkan seksi acara terdiri dari Diana Anakay selaku dikoordinator dengan anggota Pdt Hawa Kaseh, STh, Herlin Sortuy, Pamela Sortuy dan Isak Amnifu. Seksi Usaha Dana, Frince Amnifu selaku Koordinator Kupang dengan anggota Melki Amnifu, Frengky Amnifu, Yedith Seran, Abraham Seran, Dedy Parikas, Adrian Tinenti, Gustaf Amtiran, Yesaya Sanu dan Bernard Bureni selaku Koordinator Riumata dengan anggota Martha Marjen Laka, Ronal Sanu, Sepri Sonbai Selvid Bois dan Abraham Kaesmetan.
Seksi perlengkapan yakni Bertolomeus Amtiran selaku koordinator dengan anggota Aharon Tinenti, Yunedy Sortuy, Yaner Kaesmetan, Yesaya Sanu, Yanto Langata Bersama Koordinator Lingkungan I-VI dan Pemuda Gereja Nazareth Riumata (Genari).
Seksi Konsumsi yakni Naomi Manafe-Ataupah sebagai koordinator dengan anggota Adin Neparasi-Tinenti, Susana Passu Amtiran,Melki Passu-Amtiran dan Yosina Lobo. Sementara seksi dokumentasi publikasi yaitu Djemi Amnifu selaku koordinator dengan anggota Paulus Taenglote, Isak Kaesmetan, Rally Amnifu dan Rivel Sortuy.
Dan seksi keamanan adalah Adyanto Passu selaku koordinator dengan anggota Mahendra Amnifu, Freedom Amnifu bersama dan Kapospol Baun. Sementara Pelindung/Penasehat, Pdt. Nontje Liberti Kaho, Kepala Desa Nekbaun, Pdt Yunus Manu, STh, MHum.