• Nusa Tenggara Timur

Didahului Ritual Adat, Paus Sperma Dipotong-potong dan Dibagi kepada Warga Flotim

Imanuel Lodja | Selasa, 10/05/2022 15:08 WIB
Didahului Ritual Adat, Paus Sperma Dipotong-potong dan Dibagi kepada Warga Flotim Bangkai Paus sperma yang terdampar di Pantai Dusun Riangkaha, Desa Riangrita, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, menjadi tontonan warga sebelum dipotong-potong dan dibagi-bagi kepada warga setempat, Senin (9/5/2022).

KATANTT.COM--Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Flores Timur melakukan penanganan Paus Sperma terdampar di Pantai Dusun Riangkaha, Desa Riangrita, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, Senin (9/5/2022).

"Instansi yang terlibat adalah Satwas SDKP Flotim, LSM Misool Baseftin dan Pemerintah Desa Riangrita," kata Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi kepada detikBali, Selasa (10/5/2022).

Menurut Imam Fauzi, kondisi Paus Sperma berjenis kelamin betina terdampar sudah mati, dengan panjang 10 meter, lebar 1,8 meter, panjang sirip dada 90 cm, lingkar kepala 4 meter, lingkar perut 5,5 meter, panjang ekor 1,5 meter, lebar ekor 2,36 meter dengan banyak luka di tubuh paus kemungkinan karena tergores karang dan gigitan hewan laut.

"Masyarakat dusun Riangkaha membuat prosesi adat yang dipimpin oleh Lembaga Adat suku Kedang dan suku Temu untuk dilakukan pemotongan dan dibagi kepada masyarakat," katanya.

Di akhir acara prosesi adat kata Imam Fauzi, dilakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aturan perlindungan satwa (jenis ikan) yang dilindungi dan resiko pengkonsumsian mega fauna laut.

"Kalau secara aturan apa yang dilakukan masyarakat di flores Timur tidak diperbolehkan. Tapi kadang kalau sudah bicara adat, ini yang jadi sulit," jelas Imam Fauzi.

FOLLOW US