Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) soal ancaman munculnya bibit siklon tropis di wilayah selatan NTT. Kondisi ini akibat cuaca ekstrem yang masih tinggi pada puncak musim hujan hingga akhir Februari 2026.
Saat ini wilayah NTT berada di periode musim hujan. Pemerintah dan masyarakat diminta untuk selalu waspada dengan adanya perubahan iklim yang berpotensi siklon tropis yang berdampak terhadap cuaca di wilayah NTT pada tanggal 24-26 Februari 2022.
Menindaklanjuti prakiraan BMKG terkait penemuan potensi pembentukan pola pusaran angin, yang dapat meningkat menjadi suspect area potensi bibit siklon tropis dan peringatan dini terkait dampak hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan di beberapa wilayah termasuk Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang segera menggelar rapat koordinasi.
Untuk pertama kali, Kamis (8/4/2021) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengeluarkan data resmi terkait korban dan kerugian bencana alam siklon tropis Seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.